Puisi : EKA

Waktu menjadi teka teki kerinduan
labirinnya tak terpecahkan
justru semakin menghujatkan pertanyaan

Aku memendam sudah beberapa mentari
keangkuhannya menyangsikan
tak luput hujatan dan penghakiman

Aku berbisik di keheningan
mengisyaratkan kerinduan dan harapan
tak hanya itu,
jua tentang siasat hidup, waktu dan cinta

Ku keluh kesahkan pada gerimis
aku tak menyerah mencintaimu dari kejauhan
karena aku pun belum mencoba

Aku hanya bertaruh harap pada dunia
akankah kisah terajut mesrah
akankah dua hati disulam menjadi satu

Jakarta, 08 Januari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: