Puisi : Seteru Jiwa & Pemilik Jiwa

Kuasa dalam nama
bertutur kisah dan cerita
tentang kasih dan cinta,
tentang luka, frasa,
rindu dan bunga

Semesta raya mencela,
firman ayah diperhamba
oleh kuasa dari jiwa-jiwa.
tanah dipijak tiada rela

Tumbuh dendam di jiwa
setelahnya,
kucanduimu di muara
setapak melukis langkah
dewi pun menutup mata,
tak terindahkan dosa-dosa,

Di pagi yang sudah tua,
berdua denganNya, Dia.
berhadapan bagai sparta
saling melaknat dengan mata
ialah, si Empunya kuasa
dan Aku, Semesta yang hina

Fazlul R. Zain
Halaman Rumah,
01 Mei 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: